KENDAL, inspiratifonline.com – Aktivitas kendaraan menuju Kawasan Industri Kendal (KIK) yang terus meningkat membuat sejumlah titik persimpangan kerap mengalami kepadatan, terutama saat pergantian jam kerja. Salah satu titik yang menjadi perhatian berada di akses Pelabuhan Kendal yang selama ini menjadi jalur utama pekerja dan kendaraan logistik menuju kawasan industri.

Untuk mengurangi antrean kendaraan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal mulai mengoperasikan lampu lalu lintas di simpang akses Pelabuhan Kendal, Senin (22/6/2026). Selama masa uji coba, petugas Dishub bersama Satlantas Polres Kendal melakukan pemantauan langsung di lapangan guna melihat efektivitas pengaturan arus kendaraan.

Pada hari pertama pelaksanaan, petugas menemukan bahwa volume kendaraan dari arah Semarang menuju kawasan industri masih menjadi arus yang paling dominan. Selain itu, sejumlah pengendara juga terlihat belum terbiasa dengan keberadaan traffic light baru sehingga masih ditemukan pelanggaran saat lampu merah menyala.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Mohammad Eko, mengatakan pengoperasian traffic light tersebut merupakan bagian dari upaya mencari pola pengaturan lalu lintas yang lebih efektif di kawasan tersebut.

“Harapan kami keberadaan lampu lalu lintas ini bisa membantu mengurangi kepadatan kendaraan yang selama ini sering terjadi di akses menuju Kawasan Industri Kendal. Ini menjadi salah satu langkah untuk menata arus lalu lintas agar lebih tertib dan aman,” ujarnya.

Menurut Eko, hasil evaluasi sementara menunjukkan kondisi di lapangan masih perlu penyesuaian. Beberapa durasi lampu lalu lintas kemungkinan akan diubah setelah melihat pola antrean kendaraan yang muncul saat uji coba berlangsung.

“Setelah kami amati, ternyata ada beberapa kondisi yang berbeda dengan perhitungan awal. Arus kendaraan dari Semarang memang cukup besar, tetapi antrean dari arah Jakarta juga cukup panjang sehingga durasi lampu akan kami evaluasi lagi agar lebih seimbang,” katanya.

Dishub Kendal juga memberikan masa sosialisasi selama satu pekan sebelum penerapan berjalan penuh. Selama periode tersebut, petugas akan terus berjaga di lokasi untuk membantu pengguna jalan sekaligus memberikan edukasi terkait aturan baru di simpang tersebut.

“Selama satu minggu ke depan kami fokus pada sosialisasi. Kami ingin masyarakat terbiasa terlebih dahulu dengan keberadaan traffic light ini sehingga nantinya bisa lebih disiplin dan mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku,” pungkas Mohammad Eko.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *