KENDAL, inspiratifonline.com – Dinamika di lingkungan pemasyarakatan menuntut setiap lembaga pemasyarakatan terus beradaptasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan, pembinaan, sekaligus pengawasan. Karena itu, berbagai arahan dari pemerintah pusat menjadi pijakan penting untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target dan kebutuhan masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus dalam pengarahan yang disampaikan Direktur Jenderal Pemasyarakatan kepada jajaran pemasyarakatan seluruh Indonesia secara virtual pada Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut diikuti Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto, beserta jajaran di lingkungan lapas.

Dalam arahannya, Dirjen Pemasyarakatan Mashudi menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas aparatur pemasyarakatan. Ia juga meminta seluruh unit kerja memastikan pelayanan kepada warga binaan tetap berjalan optimal serta didukung sistem pengawasan yang kuat.

“Setiap jajaran harus menjaga integritas dan disiplin kerja. Pelayanan, pembinaan, serta pengamanan harus berjalan beriringan agar tujuan pemasyarakatan dapat tercapai secara maksimal,” ujar Mashudi.

Selain membahas pengawasan, pengarahan juga menyoroti pelaksanaan program prioritas yang sedang dijalankan di berbagai lapas dan rutan, termasuk pengembangan program produktif yang melibatkan warga binaan.

Menurut Mashudi, keberhasilan program pembinaan harus dibarengi dengan keterbukaan informasi kepada publik agar masyarakat mengetahui berbagai upaya perbaikan yang dilakukan lembaga pemasyarakatan.

“Publik perlu mengetahui berbagai capaian positif pemasyarakatan. Karena itu publikasi kinerja juga menjadi bagian penting untuk membangun kepercayaan masyarakat,” katanya.

Menanggapi arahan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Kendal Ary Nirwanto menegaskan pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan penguatan internal agar seluruh program berjalan sesuai ketentuan.

“Arahan yang kami terima menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas kerja. Kami berkomitmen menjaga profesionalisme, memperkuat pengawasan, dan memastikan pelayanan kepada warga binaan berjalan semakin baik,” ungkap Ary.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari aspek keamanan, tetapi juga dari keberhasilan membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat.

“Kami ingin seluruh program pembinaan benar-benar memberikan manfaat nyata sehingga warga binaan memiliki bekal yang cukup saat kembali menjalani kehidupan di masyarakat,” tutup Ary.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *