KENDAL, inspiratifonline.com – Kepedulian terhadap warga terdampak rob ditunjukkan mahasiswa yang tergabung dalam BEM Kendal dengan turun langsung membantu proses pemindahan Mbok Siti (64), satu-satunya warga yang masih bertahan di kawasan terdampak rob di Kelurahan Balok, Jumat (19/6/2026).
Sejak pagi hari, mahasiswa bersama warga bahu-membahu mengangkat perabotan rumah tangga milik Mbok Siti menuju tempat tinggal sementara yang telah disiapkan. Aksi sosial ini menjadi penutup perjalanan panjang Mbok Siti yang selama beberapa tahun terakhir hidup di tengah kawasan yang perlahan ditinggalkan penghuninya akibat genangan rob.
Dua dekade lalu, wilayah tersebut masih menjadi kawasan permukiman yang ramai. Namun kondisi berubah ketika rob mulai menggenangi rumah-rumah warga secara rutin. Dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar warga memilih pindah, menyisakan rumah Mbok Siti yang tetap dihuni di tengah kawasan yang kini lebih banyak dikelilingi tambak dan genangan air.
Koordinator BEM Kendal, Chanif Eka, mengatakan kehadiran mahasiswa bukan sekadar membantu proses pemindahan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap persoalan kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Kendal.
“Mahasiswa tidak boleh hanya melihat dari jauh. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, sudah menjadi tanggung jawab moral kami untuk hadir dan ikut membantu secara langsung,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi yang dialami Mbok Siti menunjukkan bahwa dampak rob masih menjadi persoalan serius yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Mbok Siti selama ini bertahan dalam kondisi yang sangat sulit. Kami berharap setelah pindah, beliau bisa menjalani kehidupan yang lebih aman, sehat, dan nyaman,” katanya.
Chanif juga berharap semangat gotong royong yang terlihat dalam proses evakuasi tersebut dapat menjadi contoh bahwa persoalan sosial dapat dihadapi bersama tanpa memandang latar belakang.
“Yang paling penting hari ini bukan siapa yang membantu, tetapi bagaimana semua pihak bisa bergerak bersama untuk meringankan beban sesama,” tambahnya.
Aksi sosial yang berlangsung hingga menjelang siang itu berjalan lancar dengan dukungan warga dan berbagai pihak yang ikut membantu proses pemindahan.
“Semoga ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi Mbok Siti dan menjadi pengingat bahwa masih banyak persoalan kemanusiaan yang membutuhkan perhatian kita bersama,” pungkas Chanif Eka.