Screenshot

KENDAL, inspiratifonline.com – Pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak selalu dilakukan melalui pelatihan keterampilan atau pembelajaran di dalam kelas. Aktivitas sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter warga binaan. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan membersihkan Masjid Al-Huda di Lapas Kelas IIA Kendal, Selasa (30/6/2026).

Melibatkan warga binaan dan petugas, kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan ruang ibadah, penataan fasilitas masjid, serta perawatan lingkungan sekitar agar tetap bersih dan nyaman digunakan. Selain menciptakan suasana ibadah yang lebih layak, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum.

Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto, mengatakan pembinaan karakter perlu dilakukan melalui aktivitas yang memberikan manfaat langsung sekaligus membangun kebiasaan baik bagi warga binaan.

“Melalui kegiatan ini, warga binaan diajak untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan,” ujarnya.

Menurut Ary, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diharapkan tetap melekat ketika warga binaan kembali ke tengah masyarakat. Karena itu, keterlibatan mereka dalam merawat fasilitas lapas menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang terus didorong.

Selama kegiatan berlangsung, warga binaan tampak bekerja sama membersihkan setiap sudut masjid dengan didampingi petugas. Suasana kebersamaan terlihat ketika seluruh peserta saling berbagi tugas untuk memastikan rumah ibadah tetap bersih dan nyaman digunakan.

Melalui kegiatan tersebut, Lapas Kendal berharap budaya gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, dan rasa memiliki terhadap fasilitas bersama dapat terus tumbuh sebagai bagian dari proses pembinaan.

“Kami berharap kebiasaan positif seperti ini tidak berhenti di dalam lapas, tetapi menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali hidup bermasyarakat dengan sikap yang lebih peduli, disiplin, dan bertanggung jawab,” tutup Ary Nirwanto.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *