KENDAL, inspiratifonline.com – Kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Desa Kedungasri, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Senin (10/8/2026) sore. Kobaran api dengan cepat membesar dan merembet dari satu bangunan ke bangunan lain yang berdiri berdekatan.
Sedikitnya tujuh rumah terdampak dalam peristiwa tersebut. Lima rumah di antaranya hangus terbakar, sementara dua rumah lainnya mengalami dampak akibat merambatnya api.
Kondisi bangunan yang sebagian menggunakan material kayu serta hembusan angin cukup kencang membuat api sulit dikendalikan. Warga pun berupaya menyelamatkan barang-barang dari rumah yang berada di sekitar lokasi kebakaran.
Informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi menyebutkan, api pertama kali terlihat dari rumah milik Kirno. Rumah tersebut diketahui juga digunakan untuk berjualan obat pertanian dan pupuk.
“Awalnya api terlihat dari rumah Kirno. Setelah itu api cepat menjalar ke rumah kosong yang berada di sebelahnya,” ujar salah seorang saksi di lokasi.
Dari bangunan kosong tersebut, kobaran api kemudian merambat ke sejumlah rumah lain yang letaknya saling berdempetan. Besarnya kobaran api membuat warga sekitar sempat panik dan berusaha menjauh dari titik kebakaran.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Upaya pemadaman juga mendapat bantuan dua tangki air dari PMI dan BPBD Kendal untuk mempercepat penanganan kobaran api.
Petugas harus berjibaku selama lebih dari satu jam sebelum api berhasil dikendalikan. Setelah kondisi dinyatakan aman, polisi dari Polsek Gemuh memasang garis polisi di sekitar lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari saksi-saksi,” kata petugas kepolisian.
Hingga Senin sore, belum diketahui secara pasti sumber maupun penyebab munculnya api. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan memeriksa kondisi lokasi untuk memastikan titik awal serta penyebab kebakaran.
“Untuk sementara penyebabnya belum dapat dipastikan dan masih kami dalami melalui pemeriksaan di lokasi serta keterangan para saksi,” ujar petugas.