KENDAL, inspiratifonline.com – Kondisi kesehatan setiap tahanan baru menjadi perhatian sejak hari pertama memasuki lembaga pemasyarakatan. Pemeriksaan awal dilakukan untuk mengetahui kondisi fisik, mendeteksi potensi penyakit, serta memastikan setiap tahanan memperoleh pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kebutuhannya.
Dalam proses tersebut, petugas kesehatan melakukan serangkaian pemeriksaan yang meliputi pengecekan tanda vital, penelusuran riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik dasar, hingga identifikasi faktor risiko penyakit. Hasil skrining menjadi dasar dalam menentukan langkah medis apabila ditemukan gangguan kesehatan.
Dokter Lapas Kelas IIA Kendal, dr. Happy Muthia, mengatakan pemeriksaan kesehatan saat penerimaan merupakan langkah penting untuk mencegah keterlambatan penanganan terhadap tahanan yang memiliki keluhan medis.
“Melalui skrining kesehatan, kami dapat mengidentifikasi sejak dini apabila terdapat penyakit atau keluhan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, sehingga pelayanan kesehatan dapat diberikan secara tepat sekaligus mendukung terciptanya lingkungan Lapas yang sehat dan aman,” ujar dr. Happy Muthia.
Ia menjelaskan, pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan seluruh penghuni dengan memastikan setiap kondisi medis terdata sejak awal masa penahanan.
“Skrining kesehatan dilaksanakan secara rutin setiap kali terdapat tahanan baru yang masuk sebagai wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal,” pungkas dr. Happy Muthia.