KENDAL, inspiratifonline.com – Tuntutan pelayanan keagamaan yang semakin kompleks membuat peningkatan kompetensi penyuluh agama menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Untuk menjawab tantangan tersebut, sebanyak 11 Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Kendal mengikuti Uji Kompetensi (Ukom) kenaikan jenjang jabatan fungsional dari Muda ke Madya, Rabu (22/7/2026).
Ujian yang digelar secara daring di Aula Kankemenag Kendal itu diikuti peserta dari berbagai kecamatan. Selain menjadi syarat kenaikan jenjang jabatan, uji kompetensi juga menjadi tolok ukur kemampuan penyuluh dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Kepala Kankemenag Kendal, Taufiqur Rahman, berharap seluruh peserta mampu mengikuti proses seleksi dengan baik sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai pemacu untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti ujian dengan lancar dan memperoleh hasil terbaik. Kenaikan ke jenjang Madya bukanlah tujuan akhir, tetapi langkah untuk terus berkembang hingga mampu mencapai jenjang Utama,” ujarnya.
Menurut Taufiqur, jabatan yang lebih tinggi harus diimbangi dengan kualitas pelayanan yang semakin baik. Penyuluh agama, kata dia, dituntut mampu menjawab persoalan masyarakat dengan pengetahuan yang terus diperbarui serta pendekatan yang adaptif.
“Yang paling penting bukan sekadar naik jenjang, tetapi bagaimana kompetensi itu benar-benar diwujudkan dalam pelayanan kepada masyarakat. Penyuluh harus terus belajar agar tetap profesional dan relevan dengan perkembangan zaman,” katanya.
Salah seorang peserta mengaku kesempatan mengikuti uji kompetensi telah lama dinantikan karena menjadi bagian dari pengembangan karier sekaligus evaluasi atas pengalaman yang selama ini dijalani di lapangan.
“Kami ingin membuktikan kemampuan yang telah diperoleh selama bertugas. Semoga hasilnya baik dan menjadi bekal untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat,” tuturnya.