KENDAL, inspiratifonline.com — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polres Kendal, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas kelompok remaja masih berlangsung.
Salah satu langkah yang ditempuh yakni meningkatkan patroli pada dini hari untuk mencegah balap liar, tawuran, serta berbagai bentuk kenakalan remaja.
Langkah tersebut dilakukan melalui apel gabungan dan patroli skala besar yang digelar pada Sabtu (15/8/2026) dini hari. Sebanyak 63 personel dilibatkan dalam kegiatan yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB dari Mapolres Kendal.
Patroli dipimpin langsung Kapolres Kendal AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., dengan melibatkan Kabag Ren, Kapolsek Kaliwungu beserta anggota, personel piket fungsi, dan anggota Polres Kendal.
Dalam pengarahan sebelum patroli, Ratna meminta anggotanya tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan langkah pencegahan melalui pendekatan kepada masyarakat. Kelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam diminta didatangi dan diberikan edukasi secara humanis.
“Patroli perlu dilaksanakan secara konsisten untuk mengantisipasi balap liar, tawuran, dan kenakalan remaja serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” kata Ratna.
Usai apel, puluhan personel bergerak menyusuri sejumlah jalur yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan. Rute patroli meliputi Mapolres Kendal, wilayah Brangsong, Arteri Kaliwungu, Strong Point Alun-Alun Kaliwungu, kemudian kembali ke Mapolres Kendal.
Di sepanjang rute, petugas memantau aktivitas masyarakat, terutama keberadaan kelompok remaja yang berkumpul pada waktu dini hari. Polisi juga menyampaikan imbauan agar masyarakat ikut menjaga ketertiban dan para remaja tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan.
Ratna menegaskan bahwa aksi tawuran tidak boleh dibiarkan, terlebih apabila melibatkan senjata tajam. Setiap kejadian yang ditemukan akan ditangani sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Tidak ada toleransi terhadap aksi tawuran. Jika ditemukan kejadian yang melibatkan senjata tajam, segera dikoordinasikan dengan Satreskrim untuk dilakukan penanganan sesuai hukum,” tegasnya.
Selain aspek penindakan, keselamatan personel selama menjalankan patroli juga menjadi perhatian. Anggota diminta tetap waspada dan menjalankan tugas sesuai prosedur ketika berada di lapangan.
Dari pelaksanaan patroli tersebut, sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi gangguan keamanan telah dipantau. Petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga dan kelompok remaja yang ditemui.
Hingga patroli selesai, tidak ditemukan kejadian menonjol. Kondisi keamanan di wilayah yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif.
“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Pencegahan gangguan kamtibmas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian seluruh masyarakat,” ujar Ratna.