KENDAL, inspiratifonline.com – Pendidikan dinilai tidak cukup hanya mengukur kemampuan peserta didik dari nilai akademik. Pandangan tersebut menjadi semangat yang diusung Madrasah Budaya Pungkuran melalui Pagelaran Santri Laju ke-1 yang digelar bersamaan dengan Haflah Akhirussanah di Desa Kutoharjo, Kabupaten Kendal, Sabtu (4/7/2026) malam.
Berbagai penampilan ditampilkan dalam pagelaran tersebut, mulai dari imtihan, baca kitab kuning, teater, pidato bahasa Inggris, puisi santri, musik kolosal hingga penampilan band santri. Kegiatan ini menjadi panggung bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan yang selama ini diasah di lingkungan madrasah.
Pengasuh Madrasah Budaya Pungkuran, Gus Abdul Muis, mengatakan penyelenggaraan Pagelaran Santri Laju merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang yang lebih luas bagi santri untuk mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing.
“Madrasah Budaya ini kami bangun sebagai ikhtiar bersama agar setiap anak memiliki ruang untuk mengaktualisasikan dirinya. Kami ingin mengingatkan bahwa kecerdasan tidak hanya satu bentuk. Setiap anak mempunyai kelebihan yang berbeda-beda, sehingga tidak tepat jika ada anggapan bahwa ada anak yang bodoh. Yang ada hanyalah perbedaan potensi yang perlu dikenali dan dikembangkan,” kata Gus Abdul Muis.
Menurutnya, pendekatan pendidikan yang mengakomodasi beragam kecerdasan akan membantu anak tumbuh lebih percaya diri dan mampu mengembangkan kemampuan terbaiknya. Karena itu, panggung seni, keagamaan, maupun keterampilan menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Madrasah Budaya.
Di hadapan para santri, wali murid, dan tamu undangan, Gus Abdul Muis juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan masyarakat yang selama ini ikut mendukung perkembangan madrasah.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru yang telah mengabdi dengan sungguh-sungguh dan bekerja secara profesional. Terima kasih pula kepada semua pihak yang terus memberikan perhatian terhadap pendidikan. Kepedulian bersama inilah yang menjadi kekuatan untuk terus menghadirkan pendidikan yang mampu mengembangkan potensi setiap anak,” tutupnya.