KENDAL, inspiratifonline.com – Memasuki usia ke-421, Kabupaten Kendal dinilai telah mencatat berbagai kemajuan, terutama dari sisi pertumbuhan ekonomi. Namun, angka pertumbuhan yang tinggi dinilai belum cukup apabila manfaat pembangunan belum dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Momentum hari jadi pun menjadi ruang untuk mengevaluasi arah pembangunan sekaligus memperkuat komitmen memperbaiki berbagai sektor yang masih membutuhkan perhatian.

Hal itu mengemuka dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal di Gedung DPRD Kendal, Senin (27/7/2026).

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan hari jadi sebagai semangat untuk mempercepat pembangunan menuju daerah yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Selamat Hari Jadi ke-421 Kabupaten Kendal kepada seluruh masyarakat. Semoga Kendal semakin maju, semakin mandiri, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat. Semangat kebersamaan harus terus kita jaga agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.

Menurut Dyah, tema “Melangkah Cepat Menuju Kendal Berdikari” mencerminkan tekad pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan di berbagai bidang. Ia menilai keberhasilan pembangunan hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, dan masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodiq, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai sekitar 7,9 persen. Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah persoalan yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah agar hasil pembangunan lebih merata.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi tentu patut kita syukuri. Namun yang lebih penting adalah memastikan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Itu harus menjadi bahan evaluasi bersama,” katanya.

Mahfud menyoroti beberapa sektor yang dinilai masih membutuhkan perhatian, di antaranya pelayanan kesehatan melalui pengembalian status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, serta persoalan pertanian seperti jaringan irigasi dan ketersediaan pupuk bersubsidi.

Ia berharap berbagai catatan tersebut dapat menjadi prioritas dalam penyusunan kebijakan pembangunan ke depan sehingga kesejahteraan masyarakat tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga dirasakan secara nyata di seluruh wilayah Kabupaten Kendal.

“Kami berharap status UHC Prioritas dapat diraih kembali, persoalan irigasi segera dituntaskan, dan kebutuhan pupuk bersubsidi benar-benar terpenuhi. Keberhasilan pembangunan akan bermakna jika manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Kendal,” pungkasnya.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *