KENDAL, inspiratifonline.com — Di tengah masih tingginya angka kebutaan akibat katarak di Indonesia, PT Erela Laboratories terus menunjukkan kepeduliannya lewat aksi nyata di bidang kesehatan mata.
Perusahaan farmasi nasional yang telah berdiri selama 61 tahun itu kembali menggelar operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di Kendal sebagai bagian dari program sosial berkelanjutan yang telah dijalankan di berbagai daerah.
Kegiatan bakti sosial tersebut digelar di RS PKU Aisyiyah Kendal, Sabtu (23/5/2026), dengan melibatkan dokter spesialis mata dan tenaga kesehatan untuk membantu pasien yang selama ini mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
Program itu menjadi salah satu bentuk komitmen Erela dalam mendukung masyarakat mendapatkan akses kesehatan mata yang lebih baik.
Product Manager PT Erela Laboratories, dr. Andriani Yenny Larosa, mengatakan keterlibatan Erela dalam operasi katarak gratis bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang selama puluhan tahun bergerak di bidang kesehatan.
“PT Erela Laboratories sudah berdiri selama 61 tahun dan menyediakan berbagai macam obat-obatan yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujarnya saat memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kesehatan mata menjadi perhatian serius karena kemampuan melihat merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Banyak masyarakat, terutama lansia, yang mengalami penurunan kualitas hidup akibat katarak namun terkendala biaya maupun akses layanan kesehatan.
“Melihat adalah anugerah. Kadang kita baru menyadari pentingnya penglihatan ketika mengalami gangguan pada mata,” katanya.
Ia menjelaskan mata bukan hanya membantu seseorang melihat dunia, tetapi juga menjadi sarana untuk bekerja, belajar, berkumpul bersama keluarga, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, Erela memilih terus mendukung program operasi katarak gratis di berbagai wilayah Indonesia.
“Data Kementerian Kesehatan tahun 2025 menunjukkan sekitar 600 ribu sampai 650 ribu orang di Indonesia mengalami kebutaan akibat katarak,” ungkapnya.
Andriani menuturkan kegiatan sosial serupa sebenarnya sudah dijalankan Erela sejak beberapa tahun terakhir melalui kolaborasi dengan rumah sakit dan organisasi dokter mata di berbagai daerah. Program tersebut akan terus diperluas agar semakin banyak masyarakat bisa terbantu.
“Kami sudah melakukan operasi katarak gratis di berbagai wilayah Indonesia dan mudah-mudahan ke depan bisa menjangkau lebih banyak titik lagi,” ujarnya.
Selain mendukung kesehatan masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Erela memperkenalkan produk-produk kesehatan yang selama ini dipasarkan secara luas di Indonesia, mulai dari obat tetes mata, antibiotik, hingga berbagai produk farmasi lainnya.
“Kami berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan dari kegiatan ini, tetapi juga semakin mengenal produk-produk PT Erela yang sudah hadir di berbagai rumah sakit dan apotek,” katanya.
Suasana haru juga dirasakan para pasien yang mengikuti operasi gratis tersebut. Salah satunya Marmah, warga Cepiring, yang mengaku sangat bersyukur akhirnya bisa menjalani operasi tanpa harus memikirkan biaya besar.
“Saya senang sekali bisa ikut operasi ini. Terima kasih kepada PT Erela yang sudah membantu masyarakat kecil seperti saya,” ujarnya.
Ia mengaku selama mengalami gangguan penglihatan aktivitas sehari-harinya menjadi terbatas. Karena itu, kesempatan menjalani operasi gratis menjadi harapan baru agar dapat kembali beraktivitas normal.
“Semoga kegiatan seperti ini terus ada supaya banyak orang yang bisa terbantu dan bisa melihat jelas lagi,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Erela kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial kesehatan mata di Indonesia dan membantu menekan angka kebutaan akibat katarak.
“Kami akan terus berusaha mensupport kegiatan sosial seperti ini agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk melihat lebih baik kembali,” pungkas dr. Andriani Yenny Larosa.