KENDAL, inspiratifonline.com – Stand Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kendal menjadi salah satu titik yang ramai didatangi pengunjung selama Kendal Open Fair (KOF) 2026. Beragam karya anak muda, produk ekonomi kreatif, hingga teknologi hasil inovasi lokal ditampilkan sebagai gambaran potensi yang berkembang di Kabupaten Kendal.
Di tengah beragam stand pameran, Disporapar menghadirkan konsep yang mempertemukan dunia kepemudaan, olahraga, seni, budaya, pariwisata, dan teknologi dalam satu ruang. Salah satu yang paling menarik perhatian pengunjung adalah demonstrasi printer 3D karya pemuda Kendal yang mampu menghasilkan berbagai produk dengan nilai ekonomi.
Plh. Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Kendal, Mufdi Yukanto, mengatakan kehadiran stand tersebut bertujuan membuka ruang bagi generasi muda untuk memperkenalkan karya sekaligus membangun jejaring dengan masyarakat.
“Kami ingin stand ini menjadi tempat bertemunya ide, kreativitas, dan kolaborasi. Anak-anak muda Kendal memiliki banyak potensi yang perlu diberikan ruang agar bisa berkembang dan dikenal lebih luas,” ujarnya.
Selain menampilkan inovasi teknologi, stand tersebut juga memperkenalkan aneka produk UMKM, kopi khas Kendal, jamu tradisional, hingga pertunjukan seni dan olahraga yang melibatkan berbagai komunitas lokal.
Kepala Disporapar Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, menilai pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.
“Kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak inovator, pelaku ekonomi kreatif, atlet, dan pegiat seni yang mampu membawa nama Kendal semakin dikenal. Potensi itu sudah ada, tinggal bagaimana kita memberi ruang untuk tumbuh,” katanya.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari berharap Kendal Open Fair tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkenalkan kekuatan daerah kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, masyarakat bisa melihat bahwa Kendal memiliki banyak potensi, mulai dari karya anak muda, budaya, pariwisata, olahraga hingga UMKM. Semua itu merupakan modal penting untuk membangun daerah yang semakin maju dan berdaya saing,” tutupnya.