KENDAL, inspiratifonline.com – Upaya membangun hubungan yang lebih erat antara aparat kepolisian dan kalangan mahasiswa terus diperkuat melalui berbagai ruang dialog dan kaderisasi.

Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan Darul Arqam Dasar (DAD) Kolosal yang digelar Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kendal di SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Jumat (3/7/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 70 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) itu menjadi wadah memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan sekaligus menumbuhkan kepemimpinan generasi muda.

Pembukaan kegiatan dihadiri Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar bersama Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal Drs. H. Maryono, M.Pd., Wakil Rektor III UMKABA Dr. Utomo, M.Pd., Kasat Intelkam Polres Kendal AKP Septyan Rangga Okky Saputra, Kapolsek Weleri AKP Yulianto, Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri Maulana Malik Ibrahim, M.Pd., jajaran PDM, para instruktur, serta peserta DAD.

Dalam sambutannya, Kapolres Kendal menilai organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Menurutnya, keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa.

“Kami dari jajaran Polres Kendal senantiasa berkomitmen untuk selalu mendukung penuh setiap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Keamanan itu tidak diwariskan, melainkan harus diciptakan. Karena itu, saya berharap rekan-rekan IMM selalu bersinergi bersama kami dalam mendukung terciptanya rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kendal,” ujar AKBP Hendry Susanto Sianipar.

Ia juga menegaskan Polres Kendal membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa, termasuk dalam penyampaian aspirasi di muka umum selama dilakukan sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, dialog yang sehat jauh lebih efektif dalam menjaga stabilitas daerah dibandingkan pendekatan yang bersifat konfrontatif.

Kapolres bahkan mengusulkan agar isu keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi salah satu materi pembahasan dalam sesi Focus Group Discussion (FGD) selama pelaksanaan DAD.

Sementara itu, Ketua PC IMM Kendal Muhammad Surya Setiawan menyampaikan bahwa kaderisasi bukan hanya bertujuan mencetak kader yang memiliki kapasitas intelektual dan keislaman, tetapi juga membangun kepedulian terhadap persoalan sosial di tengah masyarakat.

Ia mengapresiasi dukungan yang diberikan Polres Kendal dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami mengapresiasi dukungan Polres Kendal terhadap kegiatan kaderisasi ini. IMM akan terus menjalankan perannya sebagai organisasi kader yang kritis, konstruktif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat untuk bersama-sama mendukung kemajuan Kabupaten Kendal,” kata Muhammad Surya Setiawan.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *