KENDAL, inspiratifonline.com — Pencegahan penyalahgunaan narkotika tidak hanya menyasar kalangan remaja dan orang dewasa, tetapi kini mulai diperkuat sejak usia sekolah dasar. Langkah tersebut dinilai penting karena pemahaman tentang bahaya narkoba perlu ditanamkan lebih awal agar anak-anak memiliki kesadaran sejak dini dalam menjaga diri dari pengaruh lingkungan yang berisiko.

Untuk mendukung langkah tersebut, Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kendal menghadirkan pola edukasi yang lebih dekat dengan dunia anak melalui kegiatan yang interaktif dan menyenangkan. Pendekatan ini dilakukan agar materi tentang narkotika tidak terasa menakutkan, namun tetap memberikan pemahaman yang kuat kepada peserta didik.

Program itu diwujudkan melalui kegiatan Kresnayana yang digelar di kantor BNNK Kendal dengan melibatkan siswa SDN 2 Karangsari. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak belajar mengenal bahaya narkoba melalui permainan edukatif, pengenalan lingkungan kantor, hingga pertunjukan kreatif yang disesuaikan dengan usia mereka.

Kepala BNNK Kendal, Anna Setiyawati, mengatakan edukasi kepada anak-anak harus dilakukan dengan metode yang mudah diterima agar pesan yang diberikan dapat membekas dalam ingatan mereka.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak mengenal sejak dini apa itu narkotika dan bagaimana cara menghindarinya dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.

Selain menerima materi dasar tentang narkotika, para siswa juga diajak melihat museum mini yang berisi informasi mengenai jenis-jenis narkoba serta dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan dan masa depan.

Anna menegaskan bahwa pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga membangun keberanian anak untuk menolak hal-hal yang berbahaya di lingkungan sekitarnya.

“Pendekatan ini kami lakukan agar anak-anak tidak hanya tahu, tetapi juga memahami dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” tambahnya.

Kegiatan semakin menarik ketika siswa mengikuti pertunjukan teater edukatif yang menampilkan tokoh-tokoh hewan dengan alur cerita sederhana. Melalui cerita tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya kewaspadaan terhadap orang asing dan ajakan yang mencurigakan.

Guru pendamping dari SDN 2 Karangsari, Nur Hidayah, menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru yang positif bagi para siswa karena materi disampaikan dengan cara yang menyenangkan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena anak-anak tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, BNNK Kendal berharap edukasi tentang bahaya narkotika dapat terus diperluas ke lingkungan sekolah lain sehingga semakin banyak anak yang memahami pentingnya menjaga masa depan sejak dini.

“Harapan kami, anak-anak ini bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan mampu menjaga diri dari ancaman narkoba,” pungkasnya.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *