KENDAL, inspiratifonline.com – Keberhasilan usaha peternakan tidak hanya ditentukan oleh jumlah ternak, tetapi juga bagaimana kesehatan hewan dijaga secara konsisten. Pencegahan penyakit menjadi langkah penting agar produktivitas tetap terjaga, sekaligus menjadi pengetahuan dasar yang dibutuhkan dalam mengelola usaha peternakan.
Pemahaman tersebut diterapkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal melalui vaksinasi ayam petelur di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Selain menjaga kondisi ternak, proses tersebut juga menjadi sarana belajar bagi warga binaan untuk memahami tata cara pemeliharaan unggas yang baik dan berkelanjutan.
Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto, mengatakan kesehatan ternak menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas dan kontinuitas produksi telur. Karena itu, warga binaan dilibatkan langsung agar memahami setiap tahapan perawatan ayam petelur.
“Kami ingin warga binaan tidak hanya mengetahui cara memberi pakan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga kesehatan ternak melalui vaksinasi dan perawatan yang tepat. Pengetahuan seperti ini memiliki nilai ekonomi dan dapat menjadi bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Menurut Ary, pembinaan kemandirian diarahkan agar warga binaan memiliki keterampilan yang bisa diterapkan setelah selesai menjalani masa pidana.
“Harapannya, mereka memiliki kemampuan mengelola usaha peternakan secara mandiri sehingga dapat membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan setelah bebas nanti,” katanya.
Ia menambahkan, program peternakan di lingkungan lapas akan terus dikembangkan dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan dan praktik peternakan yang sehat.
“Melalui pembinaan seperti ini, kami berharap warga binaan memperoleh pengalaman nyata yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan,” pungkasnya.