KENDAL, inspiratifonline.com — Hujan deras yang mengguyur wilayah selatan Kabupaten Kendal menyebabkan debit Sungai Waridin meningkat tajam hingga memicu banjir dan merusak sejumlah infrastruktur di Kecamatan Kaliwungu, Jumat (15/5/2026) malam.
Akibat derasnya arus sungai, jembatan penghubung antar desa dilaporkan roboh dan membuat akses transportasi warga lumpuh total.
Jembatan yang menghubungkan Desa Kumpulrejo dan Desa Kebonadem itu ambruk setelah diterjang luapan sungai yang membawa material kayu dan sampah. Selain merobohkan jembatan, banjir juga menggerus jalan di sekitar permukiman warga hingga mengalami kerusakan cukup parah.
Kerusakan infrastruktur tersebut berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat yang sehari-hari menggunakan jalur itu sebagai akses utama antar desa. Sejumlah fasilitas pengatur aliran air di lokasi kejadian juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan arus banjir.
Kepala Desa Kumpulrejo, Edi Hariyanto, mengatakan tingginya curah hujan di wilayah hulu menjadi penyebab utama meningkatnya debit Sungai Waridin hingga akhirnya menghantam konstruksi jembatan.
“Karena derasnya aliran sungai dan banyaknya potongan kayu serta sampah yang tersangkut di tiang, jembatan tidak mampu menahan beban banjir,” ujarnya.
Menurutnya, dampak banjir tidak hanya merusak jembatan, tetapi juga mengancam keselamatan warga karena tanggul penahan sungai ikut mengalami longsor.
Selain jalan menuju permukiman yang rusak dan terkikis, warga kini khawatir luapan sungai kembali terjadi apabila kondisi tanggul tidak segera diperbaiki.
“Kami berharap Pemkab Kendal segera menangani tanggul yang longsor dan mengganti pintu air. Jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan saat debit air kembali tinggi, luapan sungai akan langsung masuk ke pemukiman warga,” pungkas Edi Hariyanto dikutip dari babelinsight.id.