KENDAL, inspiratifonline.com – BUM Desa “Mekar Jaya” Nolokerto secara resmi menggelar Panen Perdana Greenhouse Melon Premium sebagai bagian integral dari Program Ketahanan Pangan. Senin, (16/3/2026).
Agenda yang berlangsung di bawah naungan Dispermasdes ini menandai langkah transformatif desa dalam mengoptimalkan potensi pertanian modern guna memperkuat kemandirian ekonomi daerah.
Direktur BUM Desa Nolokerto, Imron Zamzami, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mengawal kesuksesan unit usaha ini hingga mencapai tahap panen raya.
“Keberhasilan hari ini adalah hasil kerja keras kolektif dan kemitraan strategis dengan Ibanafruit Semarang untuk mendongkrak Pendapatan Asli Desa (PAD) Kendal,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Beliau juga menegaskan visi besar agar Nolokerto menjadi pionir dalam tata kelola desa yang sentralistik.
“Kami ingin mempelopori manajemen sampah terpadu hingga penyediaan layanan air minum desa (PAM Desa) agar bisa memicu semangat inovasi bagi desa-desa lain di wilayah Kendal, sekaligus menyukseskan program ketahanan pangan nasional yang digagas Presiden ke-8 RI, Bapak Prabowo Subianto,” tambah Imron.
Wakil Bupati Kendal, Beny Karnadi, yang hadir memberikan sambutan sekaligus menyaksikan prosesi simbolis panen, memberikan apresiasi mendalam atas keberanian Pemerintah Desa Nolokerto dalam mengeksekusi program ini secara nyata.
Namun, beliau juga mengingatkan adanya tantangan besar dalam dinamika fiskal tahun 2026. “Kita menghadapi situasi di mana terjadi pengurangan dana transportasi dari pemerintah pusat ke daerah dengan proyeksi penurunan mencapai angka 70% pada tahun ini,” jelas Beny.
Lebih lanjut, Beny Karnadi menyoroti fenomena kesenjangan ekonomi yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah.
“Data menunjukkan adanya kenaikan angka pada kelompok desil satu dan desil dua, yang menandakan bahwa pertumbuhan ekonomi saat ini belum berkorelasi sepenuhnya dengan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Wakil Bupati berharap agar segala potensi yang ada di Nolokerto terus dikembangkan.
“Saya mengimbau desa-desa lain di Kendal agar segera melakukan studi banding ke sini untuk mempelajari efektivitas model pertanian modern dan integrasi peternakan yang telah berhasil diwujudkan,” pungkas beliau.***
Penulis: Chanif Eka W