KENDAL, inspiratifonline.com – Hujan lebat yang disertai hembusan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa ruas jalan di Kabupaten Kendal.
Peristiwa tersebut sempat menghambat aktivitas masyarakat karena batang pohon besar menutup sebagian badan jalan, terutama di jalur Jalan Pemuda kawasan Kebondalem, Langenharjo hingga menuju wilayah Kalibuntu.
Situasi itu membuat arus kendaraan di beberapa titik terhambat.
Warga yang melintas terpaksa memperlambat perjalanan bahkan sebagian harus mencari jalur alternatif karena batang dan ranting pohon melintang di tengah jalan.
Mendapat laporan dari masyarakat, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Kendal bersama Damkar Kendal segera bergerak melakukan penanganan di lokasi.
Sekitar 50 personel dikerahkan untuk mengevakuasi pohon tumbang dengan memotong batang dan membersihkan material yang menghalangi jalan.
Proses penanganan dilakukan sejak selepas Maghrib hingga menjelang Subuh.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kendal, Iwan Sulistyo, mengatakan bahwa terdapat belasan pohon tumbang yang dilaporkan di sepanjang jalur tersebut.
“Sepanjang jalur dari sekitar PDAM ke arah selatan sampai Kalibuntu ada laporan 13 pohon tumbang. Sebagian sudah berhasil kami potong dan singkirkan agar jalan bisa dilalui kembali,” ujarnya.
Menurutnya, beberapa titik yang cukup berat penanganannya berada di kawasan Kalibuntu serta jalur menuju PDAM karena ukuran batang pohon yang besar dan posisinya melintang di badan jalan.
“Di wilayah Kalibuntu ada sekitar lima pohon, kemudian di jalur dari PDAM ke selatan juga sekitar lima pohon. Semua kami tangani dengan pemotongan agar tidak mengganggu lalu lintas,” jelasnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati, terutama jika memiliki pohon besar di sekitar rumah atau di tepi jalan agar dilakukan pemangkasan dahan sehingga tidak berisiko saat angin kencang,” ungkap Iwan.
Ia menegaskan bahwa kesiapsiagaan masyarakat sangat penting untuk mengurangi dampak kerusakan saat cuaca buruk terjadi.
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas, karena itu kami berharap warga juga ikut menjaga lingkungan agar potensi bahaya bisa diminimalkan,” tutupnya.