KENDAL, inspiratifonline.com — Menjelang dan selama bulan Ramadan, aparat kepolisian meningkatkan pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran dan penggunaan bahan peledak ilegal.
Langkah tersebut diwujudkan melalui operasi penyakit masyarakat (pekat) yang digelar secara intensif di sejumlah wilayah Kabupaten Kendal.
Dalam konferensi pers di Aula Tribrata, Senin (23/2/2026), jajaran kepolisian memaparkan hasil pengungkapan dua kasus berbeda yang terjadi di Sukorejo dan Rowosari.
Kedua peristiwa tersebut berkaitan dengan bahan berbahaya yang berisiko menimbulkan kebakaran dan ledakan.
Kapolres Kendal, Hendry Susanto Sianipar, menyampaikan bahwa selama operasi pekat berlangsung pihaknya berhasil mengungkap dua kejadian yang cukup serius.
“Selama operasi pekat di bulan puasa ini, ada dua peristiwa yang berhasil kami ungkap. Satu terjadi di Sukorejo dan satu lagi di Rowosari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, insiden di Sukorejo mengakibatkan satu orang mengalami luka berat akibat ledakan yang memicu kebakaran.
“Peristiwa di Sukorejo menyebabkan korban luka berat karena terbakar,” terangnya.
Sementara itu, kasus di Rowosari terungkap melalui proses penyelidikan yang dilakukan aparat sebelum menimbulkan dampak lebih luas.
“Untuk yang di Rowosari, ini hasil penyelidikan kami sehingga bisa mengungkap adanya aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran dari bahan berbahaya,” jelasnya.
Berbeda dengan kejadian di Sukorejo, insiden di Rowosari tidak menimbulkan korban.
“Di Rowosari tidak ada korban karena ini berhasil kami ungkap dalam tahap penyelidikan,” tegasnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain-main dengan bahan yang mudah terbakar atau meledak, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kami minta masyarakat lebih berhati-hati. Jika mengetahui informasi terkait hal seperti ini, segera laporkan kepada kepolisian. Jangan sembarangan menggunakan atau menyimpan bahan berbahaya karena risikonya bisa merugikan banyak orang,” pesannya.
Ia menegaskan bahwa pengawasan dan penindakan akan terus dilakukan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama Ramadan.