KENDAL, inspiratifonline.com – Warga Dusun Wonorojo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, memilih bergerak bersama memperbaiki akses jalan menuju area perkebunan yang selama ini dinilai rusak dan kurang mendapat perhatian.

Aksi gotong royong tersebut kemudian menjadi perbincangan luas setelah videonya beredar di media sosial.

Dalam unggahan akun TikTok @4n4m06, terlihat warga bahu-membahu mengaduk pasir dan semen untuk mengecor jalan secara swadaya. Pengunggah menyebut perbaikan itu dilakukan tanpa dukungan dari perangkat desa, termasuk dalam hal pendanaan.

“Ini yang dinamakan perangkat makmur, rakyat menderita. Kerja bakti pengin jalan bagus harus iuran warga tanpa satu pun bantuan perangkat desa,” tulisnya dalam keterangan video yang dikutip Selasa, 17 Februari 2026.

Ia juga menambahkan sindiran dalam unggahannya, “Kalau kata orang bilang, Bapak ngumpet, anak jadi tumbalnya.”

Dalam video lain, warga turut memasang banner berisi laporan keuangan hasil iuran sebagai bentuk transparansi. Banner tersebut memuat rincian pemasukan dan pengeluaran selama proses pengecoran jalan.

“Laporan dana swadaya masyarakat, pengecoran jalan akses kebun Dusun Wonorojo,” tertulis dalam banner tersebut.

Tercatat 18 RT berpartisipasi dengan total iuran Rp 9.420.000 serta tambahan sumbangan pribadi warga sebesar Rp 2.770.000. Total dana yang terkumpul mencapai Rp 12.190.000 dengan pengeluaran Rp 12.157.000 dan sisa Rp 33.000. Rincian biaya meliputi pembelian pasir, koral, semen, sewa molen, dan kebutuhan lainnya.

“Nih lur, udah jadi. Anak-anak RT pada ngeri-ngeri, nih uang laporannya, nih hasilnya. Tanpa bapak, secara jelasnya tanpa perangkat desa masing-masing,” ujarnya dalam video sambil menunjukkan hasil jalan yang telah dicor.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 400 ribu kali dan menuai beragam komentar dari warganet. Sejumlah pengguna mempertanyakan penggunaan dana desa dan kinerja aparatur setempat.

“Terus ini dana desanya kemana?” tulis akun @mhu4.

“Gunanya bayar pajak apa kalau fasilitas yang seharusnya dibangun pemerintah, tapi yang bangun hasil iuran rakyat juga,” komentar akun @dol*2.

“Keren dan cakep, pukulan buat aparatur setempat,” tulis akun @apr*o.

“Ini asli transparan dan lengkap laporannya,” tambah akun @har_**.

By Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *