KENDAL, inspiratifonline.com — Pembentukan karakter, disiplin, dan ketangguhan pelajar menjadi fokus utama SMK Bina Utama Kendal dalam menyiapkan generasi muda yang siap bersaing. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelantikan 33 Taruna Taruni Angkatan IX Tahun 2026 yang digelar di halaman sekolah, Rabu (28/1/2026).
Pelantikan menjadi penutup rangkaian pendidikan dan pelatihan taruna yang telah dijalani para siswa kelas X selama lebih dari dua pekan. Kegiatan ini melibatkan unsur TNI sebagai instruktur pembinaan fisik, mental, dan wawasan kebangsaan.
Upacara pelantikan dipimpin Kasdim 0715 Kendal Mayor Inf Cosmos Joko Kristanto, didampingi Danramil 01 Kendal Kapten Inf M. Sarjono. Hadir pula Kepala SMK Bina Utama Kendal Santi Larasati, S.H., Ketua Yayasan Bina Utama Drs. Gunoto Agung Winarno, M.Pd., serta jajaran pembina yayasan dan tamu undangan.
Prosesi pelantikan ditandai dengan sejumlah simbol, mulai dari penyiraman air bunga oleh Ketua Yayasan, pembaretan oleh Kasdim 0715 Kendal, hingga minum air kelapa sebagai lambang kesiapan lahir dan batin para taruna taruni.
Kasdim 0715 Kendal Mayor Inf Cosmos Joko Kristanto menyampaikan apresiasi atas konsistensi SMK Bina Utama dalam menjalankan program taruna sebagai bagian dari pendidikan karakter.
“Program taruna ini sangat positif dan patut dipertahankan. Pembinaan seperti ini penting untuk membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan memiliki mental kuat,” ujarnya.
Ia juga berharap para taruna taruni mampu menjadi contoh di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Anak-anak muda harus punya prinsip bisa dan mampu, serta menjadi teladan bagi teman-temannya,” tegasnya.
Kepala SMK Bina Utama Kendal, Santi Larasati, S.H., menjelaskan bahwa 33 taruna taruni yang dilantik merupakan hasil seleksi dari 160 siswa kelas X.
“Pelatihan dimulai sejak 13 Januari 2026 dengan enam instruktur, terdiri dari lima personel Koramil 01 Kendal dan satu dari Kodim 0715 Kendal,” jelasnya.
Menurut Santi, pelatihan dilaksanakan di beberapa lokasi seperti Stadion Utama Kebondalem, kawasan Medini, dan lingkungan sekolah, dengan materi meliputi fisik, mental, dan penguatan wawasan kebangsaan.
“Mereka yang dilantik adalah siswa terbaik. Kami berharap taruna taruni ini menjadi pionir kedisiplinan dan sikap positif di sekolah,” katanya.
Ia menambahkan, sertifikat taruna memberikan nilai tambah bagi lulusan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
“Banyak alumni taruna yang kemudian diterima di TNI, Polri, atau perusahaan. Ini menjadi motivasi bagi siswa lainnya,” imbuhnya.
Sementara itu, salah satu wali siswa, Muhamad Basir, mengaku merasakan perubahan positif pada anaknya setelah mengikuti pendidikan taruna.
“Anak saya sekarang lebih disiplin dan bertanggung jawab. Kami sebagai orang tua tentu sangat bersyukur,” ungkapnya.