KENDAL, kendal.suaramerdeka.com — Pemerintah Kabupaten Kendal kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadhan 1447 Hijriah sebagai upaya memperkuat kedekatan dengan masyarakat.
Agenda tahunan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang dialog antara pemerintah daerah dan warga untuk menyampaikan aspirasi secara langsung.
Kegiatan yang digelar di Masjid Darussalam, Desa Tunggulsari, Kecamatan Brangsong, Sabtu (21/2/2026), berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta masyarakat setempat.
Kepala Desa Tunggulsari, Abdul Hamid, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran pimpinan daerah di desanya.
“Kami merasa terhormat atas kehadiran Ibu Bupati dan Wakil Bupati di tengah masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa hubungan antara pemerintah dan warga tetap terjalin erat,” ungkapnya.
Ia menilai Safari Ramadhan memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin.
“Melalui kegiatan ini, aspirasi masyarakat bisa tersampaikan secara langsung. Harapannya, sinergi yang adil antara pemerintah daerah dan warga terus terbangun,” ujarnya.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat kembali menyapa masyarakat di bulan penuh berkah.
“Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dalam Safari Ramadhan 1447 Hijriah. Ini menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diisi dengan kepedulian sosial melalui penyaluran bantuan bagi anak-anak yang membutuhkan.
“Safari Ramadhan bukan hanya silaturahmi, tetapi juga wujud kepedulian sosial agar kebersamaan ini semakin terasa,” katanya.
Bupati turut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih didominasi hujan, terlebih wilayah tersebut sebelumnya terdampak banjir.
“Kita masih berada di musim penghujan, dan beberapa waktu lalu desa ini terdampak banjir. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada karena berdasarkan informasi BMKG, musim hujan diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Maret,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dimulai dari lingkungan keluarga.
“Kami berharap setiap rumah tangga mulai melakukan pemilahan sampah dari rumah sebagai langkah kecil menjaga lingkungan,” pungkasnya.