KENDAL, inspiratifonline.com — Komitmen memperkuat reformasi birokrasi dan mutu pelayanan publik kembali ditegaskan Polres Kendal menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Melalui pencanangan pembangunan Zona Integritas, penandatanganan Pakta Integritas Pelayanan Publik, serta coffee morning Kamtibmas, Polres Kendal memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan elemen masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Ruang Rapat Mapolres Kendal, Jumat (23/1/2026).
Acara dihadiri Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi terkait.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan, pembangunan Zona Integritas merupakan wujud keseriusan Polres Kendal dalam mendukung agenda reformasi birokrasi nasional dan kebijakan Polri, khususnya dalam mewujudkan Polri yang Presisi.
Menurutnya, Zona Integritas bukan semata upaya mengejar predikat, melainkan bagian dari proses membangun budaya kerja yang bersih, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Zona integritas adalah fondasi penguatan reformasi birokrasi dan kultural Polri. Tujuan utamanya menghadirkan pelayanan yang jujur, transparan, dan berkeadilan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, Polres Kendal sebelumnya telah menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Namun tantangan mempertahankan capaian tersebut dinilai semakin berat seiring meningkatnya ekspektasi publik terhadap kinerja kepolisian.
“Menjaga WBK jauh lebih menantang. Karena itu, komitmen menolak praktik korupsi dan penyimpangan harus terus diperkuat agar Polres Kendal dapat melangkah menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” tegasnya.
Kapolres juga menyoroti pentingnya transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme aparatur, terlebih dengan diberlakukannya KUHP dan KUHAP baru yang menuntut Polri semakin adaptif serta menjunjung tinggi hak asasi manusia.
“Komitmen ini harus diwujudkan melalui kerja nyata yang konsisten dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi langkah Polres Kendal dalam memperkuat Zona Integritas sebagai bagian dari reformasi birokrasi.
Menurut Bupati, integritas menjadi kunci utama dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih dan terpercaya.
“Zona integritas bukan sekadar regulasi, tetapi harus menjadi budaya kerja aparatur. Pemerintah Kabupaten Kendal siap mendukung upaya Polres Kendal dalam memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan profesional,” ujarnya.
Bupati menambahkan, nilai integritas harus terus dipupuk agar tumbuh menjadi karakter aparatur yang jujur, disiplin, amanah, dan memiliki empati kepada masyarakat.
Menjelang Ramadhan, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat keamanan, serta tokoh agama dan masyarakat.
“Dengan komunikasi yang baik dan kebersamaan, saya optimistis Ramadhan di Kabupaten Kendal dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh toleransi,” pungkasnya.