Kendal, Inspiratifonline.com – Pemerintah Desa Cepiring, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, mendirikan Dapur Umum (DU) sebagai bentuk dukungan logistik bagi tim pencarian korban kecelakaan air yang terjadi pada Sabtu (7/2/2026).
Kaur Umum Desa Cepiring, Singgih, menjelaskan bahwa dapur umum tersebut berlokasi di Balai Desa Cepiring dan difungsikan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi tim pencarian yang tengah bertugas di lapangan.
“Saat ini di Balai Desa Cepiring didirikan dapur umum untuk mendukung kebutuhan logistik tim pencarian,” ujar Singgih saat ditemui di lokasi, Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, dapur umum tersebut menyiapkan sekitar 100 porsi makanan yang diperuntukkan bagi personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, serta relawan yang terlibat dalam proses pencarian.
Kecelakaan air tersebut terjadi pada Sabtu (7/2/2026), saat tiga warga Desa Cepiring dilaporkan bermain air menggunakan ban. Dalam peristiwa itu, dua orang berhasil menyelamatkan diri, sementara satu orang lainnya hingga kini masih dalam pencarian.
Baca Juga: Yayasan Oemah Semoet dan Komunitas Pasar Gratis Kendal Gelar Donor Darah di Cepiring
Salah satu korban selamat diketahui merupakan perangkat Desa Cepiring bernama Arif Kurniawan. Sementara korban yang belum ditemukan merupakan warga Desa Cepiring, dengan identitas belum dipublikasikan demi pertimbangan kemanusiaan.
Pendirian dapur umum ini merupakan hasil koordinasi antara Pemerintah Desa Cepiring dan BPBD Kabupaten Kendal. BPBD memberikan dukungan berupa logistik bahan mentah, sementara pengelolaan dapur dilakukan secara gotong royong oleh relawan.
Selain itu, Yayasan Oemah Semoet Kendal turut berpartisipasi dengan mengirimkan lima relawan. Kehadiran relawan tersebut bertepatan dengan agenda kegiatan donor darah yang sebelumnya telah dijadwalkan berlangsung di Balai Desa Cepiring.
Dalam penanganan kejadian ini, terdapat dua posko yang didirikan. Posko Dapur Umum berlokasi di Balai Desa Cepiring, sedangkan Posko Kebencanaan dipusatkan di Kecamatan Pegandon sebagai pusat koordinasi pencarian dan penanganan darurat.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan..