KENDAL, inspiratifonline.com — Tingginya mobilitas masyarakat saat arus mudik Lebaran 2026 mendorong kepolisian untuk meningkatkan pelayanan, salah satunya melalui Call Center 110 Polres Kendal. Layanan ini menjadi jalur cepat bagi masyarakat untuk melaporkan berbagai situasi darurat maupun kendala selama perjalanan.
Sejak Operasi Ketupat Candi 2026 dimulai pada 13 Maret, puluhan laporan telah masuk dan ditangani. Beragam aduan diterima, mulai dari kendaraan mogok, pemudik yang tersesat, hingga kecelakaan lalu lintas yang membutuhkan penanganan segera oleh petugas di lapangan.
Seluruh operator disiagakan selama 24 jam penuh guna memastikan setiap laporan dapat langsung direspons tanpa jeda. Sistem koordinasi yang terbangun memungkinkan laporan masyarakat segera diteruskan dan ditindaklanjuti secara cepat.
“Setiap laporan yang masuk langsung kami tindak lanjuti saat itu juga dengan berkoordinasi bersama petugas di lapangan. Layanan ini sepenuhnya gratis, tidak dipungut biaya apa pun. Kami di sini siap memberikan pelayanan terbaik dan berempati kepada masyarakat yang sedang kesulitan,” ujar Aiptu Sudarto.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan bahwa layanan ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.
“Kehadiran layanan 110 adalah wujud kehadiran negara dan Polri di tengah masyarakat, terutama di momen krusial seperti Ops Ketupat Candi 2026 ini. Kami ingin memastikan tidak ada pemudik yang merasa sendirian saat menghadapi kendala di jalan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan petugas untuk menciptakan situasi yang aman selama arus mudik berlangsung.
“Sinergi antara laporan masyarakat dan respons cepat petugas menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama arus mudik berlangsung,” pungkasnya.