Kendal, Inspiratifonline.com – Penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Kendal menunjukkan tren peningkatan secara garis besar. Temuan tersebut berdasarkan data lembaga survei tingkat provinsi, sebagaimana disampaikan oleh Kasi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kendal, Gembong Sapto Nugroho.
Menurut Gembong saat dihubungi via telepon, data survei tersebut menjadi dasar bagi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan berbasis edukasi, khususnya menyasar pelajar di tingkat MA, SMA, dan SMK.
“Data ini kami peroleh dari lembaga survei tingkat provinsi dan menunjukkan kecenderungan naik secara umum. Karena itu, pendekatan preventif menjadi sangat penting,” ujarnya.
Sebagai bentuk penanganan awal, BNNK Kendal menggelar Zoom Meeting edukatif yang melibatkan sekolah-sekolah menengah di wilayah Kendal. Kegiatan tersebut berhasil menjaring sekitar 1.000 siswa, dengan lebih dari 500 siswa tercatat aktif berpartisipasi, berasal dari 120 lebih sekolah.
Tidak hanya berfokus pada rehabilitasi, BNNK Kendal juga mengembangkan sejumlah program inovatif berbasis partisipasi remaja. Di antaranya Ramayana (Remaja Teman Sebaya Anti Narkoba), yang mendorong peran pelajar sebagai agen pencegahan di lingkungan sebayanya.
Selain itu, BNNK Kendal menghadirkan program Battle of Mahabharata, singkatan dari Mahir Hadapi Bahaya Narkotika yang Semakin Merata. Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman, kewaspadaan, dan daya kritis generasi muda terhadap ancaman narkotika yang kian kompleks.
Gembong berharap, berbagai upaya tersebut dapat menjadi langkah preventif berkelanjutan dalam menekan laju peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di kalangan pelajar.
“Semoga segala ikhtiar yang kami lakukan dapat menjadi bagian dari pencegahan dini agar generasi muda terhindar dari bahaya narkotika,” tutupnya.