KENDAL, inspiratifonline.com — Pemerintah Kabupaten Kendal terus memperkuat pembangunan infrastruktur dasar hingga ke wilayah perdesaan. Salah satunya dengan rampungnya pembangunan jalan penghubung di Dusun Larangan, Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari, yang ditinjau langsung Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Selasa (6/1/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil pembangunan jalan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas warga dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Dalam kegiatan itu, Bupati Kendal didampingi jajaran DPUPR Kendal, Camat Rowosari, serta pemerintah desa setempat.
Dyah Kartika Permanasari menyampaikan bahwa jalan yang dibangun merupakan jalan kabupaten dengan panjang sekitar 950 meter dan lebar lima meter. Akses ini menjadi jalur utama bagi ratusan kepala keluarga di Dusun Larangan yang selama bertahun-tahun mengandalkan jalan dengan kondisi terbatas.
“Pembangunan jalan ini sudah lama menjadi aspirasi warga. Alhamdulillah sekarang bisa direalisasikan dan kondisinya sudah layak digunakan,” ujar Bupati Kendal.
Menurutnya, keberadaan jalan tersebut tidak hanya mempermudah aktivitas harian warga, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, termasuk akses menuju kawasan wisata pantai di sekitar Desa Gempolsewu. Infrastruktur yang baik dinilai menjadi salah satu kunci peningkatan potensi ekonomi lokal.
Bupati Kendal menegaskan, pembangunan dan peningkatan kualitas jalan masih menjadi fokus utama Pemkab Kendal. Hingga saat ini, kondisi jalan kabupaten yang masuk kategori mantap telah mencapai sekitar 85 persen.
“Sisanya masih menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Ke depan akan terus kami dorong agar akses jalan di seluruh kecamatan semakin baik dan merata,” jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Desa Sendangsikucing, Mashudi, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Ia menyebut pembangunan jalan di Dusun Larangan menjadi momen penting bagi warga yang selama ini menantikan akses layak.
“Ini pertama kalinya jalan di Dusun Larangan dibangun dengan baik. Manfaatnya sangat besar, tidak hanya untuk warga, tetapi juga untuk mendukung pengembangan wisata pantai yang selama ini menjadi andalan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.
Dengan rampungnya pembangunan jalan tersebut, warga berharap mobilitas, keselamatan, dan peluang ekonomi di Dusun Larangan semakin meningkat secara berkelanjutan.***
