KENDAL, inspiratifonline.com — Di tengah laju perkembangan industri properti yang kerap berorientasi pada skala dan keuntungan semata, Tohir Ardana memilih jalan berbeda. Pengusaha muda kelahiran Kendal tahun 1995 ini membuktikan bahwa bisnis properti tidak hanya soal membangun hunian, tetapi juga tentang keberlanjutan lingkungan dan kualitas hidup penghuninya.
Sebagai pendiri sekaligus CEO PT Arsa Prosper Anugerah (Golden Brown Property), Ardana telah menyelesaikan sejumlah proyek properti di wilayah Kendal dan Semarang. Melalui pendekatan inovatif, ia menghadirkan konsep hunian ramah lingkungan yang tetap terjangkau, khususnya bagi generasi muda.
“Kita tidak bisa hanya membangun bangunan tanpa memikirkan dampaknya bagi lingkungan dan kenyamanan penghuni dalam jangka panjang,” ujar Ardana usai menerima penghargaan atas kepatuhan pajak daerah di Kabupaten Kendal.
Dari Ruang Kelas ke Dunia Usaha Properti
Lulusan Magister Ekonomi Bisnis serta pemegang ijazah profesi Perwira Kelautan ini memulai kiprahnya di dunia properti pada tahun 2021. Dari pengalaman tersebut, Ardana melihat adanya celah pasar yang belum tergarap optimal, yakni kebutuhan hunian berkualitas, terjangkau, dan berwawasan lingkungan.
Pada tahap awal, usahanya bergerak di pengembangan rumah skala kecil dengan sentuhan ekologis. Seiring meningkatnya permintaan, ia kemudian mengembangkan konsep perumahan terpadu bertajuk Kaliwungu Royal Estate, sebuah kawasan hunian yang memadukan ruang terbuka hijau, fasilitas kolaboratif, serta taman bermain ramah anak.
Hingga akhir tahun 2025, Golden Brown Property tercatat telah berhasil menyelesaikan lima kawasan perumahan komersial di Jawa Tengah.
“Kami tidak hanya membangun hunian, tetapi juga berusaha memberikan manfaat nyata bagi komunitas, khususnya anak muda. Mulai dari pemberdayaan pemuda yang memiliki komitmen berwirausaha hingga pengembangan fasilitas sosial seperti pondok pesantren dan ruang-ruang produktif yang bisa dimanfaatkan bersama,” jelasnya.
Menjawab Tantangan dengan Solusi Inovatif
Menjalankan bisnis properti berbasis konsep hijau bukan tanpa tantangan. Edukasi pasar mengenai nilai tambah hunian ramah lingkungan serta pengendalian biaya agar tetap terjangkau menjadi pekerjaan rumah tersendiri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Ardana mengembangkan skema pembiayaan fleksibel melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga keuangan. Ia juga memanfaatkan material bangunan lokal berkualitas yang ramah lingkungan serta aktif berkolaborasi dengan komunitas setempat agar setiap proyek selaras dengan karakter dan kebutuhan wilayah.
“Industri properti memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa. Kita harus mampu menciptakan ruang hidup yang nyaman, lestari, dan tetap selaras dengan nilai budaya,” tegasnya.
Ke depan, Tohir Ardana berencana mengembangkan usahanya secara terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan prinsip keberlanjutan dan keterjangkauan sebagai fondasi utama. Melalui visi tersebut, ia berharap industri properti dapat menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus penjaga keseimbangan lingkungan bagi generasi mendatang.***