Kendal, Inspiratifonline.com – Meski sempat diguyur hujan, anggota Pelataran Sastra Kaliwungu (PSK) tetap hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Pray for Sumatera di Alun‑alun Kaliwungu. Acara ini merupakan bentuk solidaritas terhadap korban bencana alam di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, sekaligus ajang komunitas lokal mengekspresikan kepedulian melalui seni dan doa.
Dalam kegiatan tersebut, PSK tampil bersama berbagai komunitas lain, termasuk Santri Laju Voices, Gita Nirwana Marching Band, Kampung Ragam Warna, Gus N Roses, Bakkopak, KNPI Kaliwungu, dan komunitas seni lainnya. Setiap kelompok menyumbangkan kemampuan terbaiknya, dari musik, tari, hingga pertunjukan sastra dan karikatur, membentuk rangkaian acara yang khidmat dan hangat meski cuaca tidak bersahabat.
Dalam kegiatan tersebut, PSK tampil bersama berbagai komunitas lain, termasuk Santri Laju Voices, Gita Nirwana Marching Band, Kampung Ragam Warna, Gus N Roses, Bakkopak, KNPI Kaliwungu, dan komunitas seni lainnya. Setiap kelompok menyumbangkan kemampuan terbaiknya, dari musik, tari, hingga pertunjukan sastra dan karikatur, membentuk rangkaian acara yang khidmat dan hangat meski cuaca tidak bersahabat.
Bahrul Ulum, Presiden PSK, menyatakan bahwa kehadiran komunitasnya bukan sekadar tampil, tapi juga untuk belajar bersama dan menumbuhkan kesadaran kolektif.
“Kolaborasi adalah kunci. Kebersamaan dan kerja sama antar individu dan komunitas, termasuk dalam menjaga lingkungan. Kesadaran, kepedulian, dan kebersamaan adalah hal mutlak ada,” ujarnya.
Hujan yang turun sempat membasahi lapangan, tetapi tidak mengurangi semangat partisipasi. Suasana malam itu terasa khidmat, diwarnai doa dan interaksi antar-komunitas yang saling mendukung. PSK, bersama komunitas lain, menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama bisa diwujudkan melalui aksi nyata, seni, dan kebersamaan.